Langsung ke konten utama

Postingan pertama hari ini hanya ingin berbagi..

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ini adalah postingan pertama diblog ini. Sebenarnya sudah lama ingin buat blog, tapi karena beberapa hal akhirnya baru bisa buat log hari ini. Semoga blog ini bisa bermanfaat kedepannya. Blog ini nantinya akan dikhususkan untuk mahasiswa kedokteran. yah hanya untuk berbagi pengalaman, postingan beberapa referensi bacaan yang bagus.
Untuk yang ingin tahu bagaimana cara saya buat powerpoint untuk panel PBL ini link khusus (http://www.slideshare.net/BubiezthIeCha) berbagai powerpoint disetiap blok.
Selamat membaca~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DISTOSIA

Distosia atau partus tak maju yaitu persalinan yang ditandai tidak adanya pembukaan serviks dalam 2 jam dan tidak adanya penurunan janin dalam 1 jam, berarti meskipun kontraksi uterus kuat, janin tidak dapat turun karena faktor mekanis. Kemacetan persalinan biasanya terjadi pada pintu atas panggul, tetapi dapat juga terjadi pada ronga panggul atau pintu bawah panggul. Partus tak maju yaitu suatu persalinan dengan his yang adekuat yang tidak menunjukan kemajuan pada pembukaan serviks, turunnya kepala dan putar paksi selama 2 jam terakhir. Partus tak maju merupakan fase dari suatu partus yang macet dan berlangsung terlalu lama sehingga menimbulkan gejala-gejala seperti dehidrasi, infeksi, kelelahan, serta, asfiksia dan kematian dalam kandungan. Penyebab distosia antara lain : kelainan his, kelainan janin, dan kelainan jalan lahir a.        Kelainan his (1)    Inersia uteri primer Adalah kontraksi uterus lebih lama, singkat dan jarang dari ...

PRIMARY SURVEY

Primary Survey Penilaian   keadaan   pasien dan   prioritas terapi didasarkan jenis perlukaan, tanda-tanda vital, dan mekanisme trauma. Pada pasien yang terluka parah, terapi diberikan berdasarkan prioritas. Tanda vital pasien harus dinilai secara cepat dan efisien. Pengelolaan pasien berupa primary survey yang cepat dan kemudian resusitasi, secondary survey , dan akhirnya terapi definitif. Proses ini merupakan ABCDE-nya trauma, dan berusaha mengenali keadaan yang mengancam nyawa terlebih dahulu, dengan berpatokan pada urutan berikut : 1.     Airway, menjaga airway dengan control servikal ( cervical spine control) 2.     Breathing, menjaga pernafasan dengan ventilasi 3.     Circulation dengan control perdarahan ( hemorrhage control ) 4.     Disability : status neurologis 5.     Exposure/environmental control : buka baju pasien, tetapi cegah hipotermia Airway a.   ...

KLASIFIKASI BUNYI DAN BISING (MURMUR)

KLASIFIKASI BUNYI DAN BISING (MURMUR) Bunyi dan bising (murmur) dapat diklasifikasikan dalam skala satu sampai enam sebagai berikut: Tidak terdengar selama beberapa detik pertama auskultasi, baru terdengar setelah pemeriksa menyesuaikan diri. Terdengar segera tetapi samar-samar. Terdengar jelas tanpa terabanya denyutan ("thrust") atau getaran ("thri11"). Terdengar keras disertai dengan terabanya ("thrust") dan getaran ("thrill"). Terdengar keras disertai dengan terabanya denyutan dan getaran, walaupun ujung stetoskop hanyasekedar menyentuh dinding dada. Terdengar keras dengan terabanya denyutan dan getaran walaupun stetoskop tidak menyentuh dinding dada. Jenis-jenis bising • Bising sistolik  Bising sistolik adalah bising yang terdengar antara Sr dan 52. Pada beberapa orang, bising sistolik mungkin normal. Terurama bila terdapat pada bayi atau anak-anak karena dinding dada mereka yang ripis. Pada orang dewasa bising sistol...